Ibnul Mubarok Berdagang Untuk membiayai Para Ulama’

Ada kisah menarik di zaman tabiut tabi’in. Seorang ulama besar bernama Abdullah bin al-Mubarak, seorang ulama ahli hadits sekaligus seorang pedagang yang berhasil. Beliau rahimahullah ditanya oleh Fudhail bin Iyadh, “Engkau selalu mengajari kami untuk zuhud terhadap dunia, tetapi aku lihat engkau sibuk berdagang di pasar-pasar.”
Abdullah bin al-Mubarak menjawab bahwa dia bersemangat berdagang karena ingin menanggung nafkah ulama-ulama ahli hadits, agar para ulama tersebut tetap fokus mengajar ilmu hadits dan tidak sibuk bekerja. Alasannya, kalau mereka sibuk bekerja, mereka tidak lagi memiliki waktu yang cukup untuk mengajarkan hadits.” (Kisah itu disebutkan oleh Imam adz-Dzahabi dalam kitab Siyar A’alam an-Nubala’, pada biografi Abdullah bin al-Mubarak)

Kisah lainya tentang beliau adalah ketika datang musim Haji penduduk marwa Datang menemui Abdullah Bin Mubarok dan menyatakan ingin berangkat haji bersama beliau mendengar hal itu Ibnul Mubarok / Abdullah Bin Mubarok mengatakan kalau begitu berikan uang yang kalian alokasikan untuk haji kepada ku , lalu mereka menyerahkan uang yang di gunakan untuk haji itu kepada ibnul Mubarok setelah itu beliau memasukan uang itu kedalam suatu kotak lalu dikunci nya.
Selanjutnya beliau menyewakan kendaraan dari marwa ke bagdad dan selama perjalanan itu beliau memberiakan makanan yang enak dan membawa mereka keluar dari bagdad dengan pakaian yang bagus dan berwibawa , setibanya di madinah beliau membelikan barang-barang yang dipesan oleh keluarga rombongan haji yang ada di rumah, sesampainya di kota makkah & setelah selesai melaksanakan ibadah haji beliaupun melakukan hal yang sama yaitu membelikan barang – barang yang di pesan oleh rombongan haji.
Saat perjalanan pulang ke marwa ibnul Mubarok jugalah yang memenuhi kebutuhan – kebutuhan rombongan haji bahkan ketika sudah sampai di marwa ibnul Mubarok merenovasi rumah – rumah mereka bukan itu aja setelah 3 hari kemudian ibnu mubarok lalu mengundang mereka untuk makan – makan dan membelikan pakaian baru untuk mereka Nah setelah mereka selesai makan dan merasa senang, Ibnul Mubarak mengambil kotak tempat penyimpanan uang haji mereka lantas dikembalikan kepada pemiliknya. Setiap kantong telah tertulis nama pemiliknya. (sumber : berbagai sumber)
Comments
1 Comments

Untuk Pemesanan Bisa Hubungi Kami Melalui

SMS / TELPON / WA 083170596308 BBM : D4A552CE